Di sebuah kota di Franklin Auschgra S
tates yang bernama Roodle, hiduplah seorang remaja putri dengan sejuta kehidupan berwarnanya, yaitu Ashley Veronica Yates
yang bersekolah di East Junior High School kelas 8 dan berprofesi
sebagai penyanyi. Namanya melejit ketika ia mengeluarkan album
perdananya yang berjudul "My Colorful World". Kemudian, ia menjadi
penyanyi remaja yang sangat populer di kalangannya!
Ia memiliki 2 adik dan 1 kakak yang sangat sayang kepadanya. Vinca Yates kakaknya yang amat jenius, Michelle dan Fernidad Yates kedua adiknya yang amat jahil. Walaupun begitu, Ashley sangat menyayangi mereka. Di sekolahnya, Ashley bersahabat karib dengan Lynn, Pearch, Lindsay dan Vinessa.
Lynn sangat hobi menonton film horror. Sedangkan Pearch, ia adalah
sesosok cewek yang sangat atraktif dan semangat karena kemahirannya
menjadi anggota cheerleader,bahkan Pearch menang lomba se-kota Roodle
loh berkat cheerleadernya yang sangat kreatif. Si Lindsay, ia adalah
seorang remaja yang selalu mengikuti mode pakaian dan sangat up to date. Nah, Vinessa adalah teman Ashley yang sangat suka melahap buku, tetapi ia yang paling cantik diantara yang lain.
Pada suatu hari, Ashley jenuh dan ingin berjalan mengelilingi komplek perumahannya. Ketika ia sedang
asyik jalan, tiba-tiba Mrs. Roonie menuduh Ashley dengan tuduhan
anehnya, Ashley langsung bermimik sebal dan meninggalkannya. Mrs. Roonie
adalah tetangga yang amat disebalkan Ashley. Ia selalu menuduh Ashley
dengan alasan konyolnya. Kemudian Ashley bertemu Mike, teman seangkatan
Ashley yang berdekatan rumahnya dengan Ashley. Mike mengajak Ashley
melihat alat percobaan ciptaannya, yaitu sebuah remot kontrol dan pulpen
pendeteksi minyak. Pada saat Ashley memegang pulpen dan menekan tombol
remotnya, tiba-tiba pulpen tersebut menyeruduk hidungnya. Ashley
meringis dan bete,karena berarti hidungnya berminyak sebab pulpen itu
mengenai hidungnya.
Ashley suka sekali menggelar konser. Maka dari itu, Ashley sangat populer dan membuat remaja-remaja seusianya tergila-gila padanya. Ia sering sekali dikirimi surat, dan pada suatu kali ada surat yang ditujukan padanya. Ya! Surat itu dari Benny Rosvelt, si penulis muda misterius yang sedang naik daun dan sangat diidolakan Ashley,walaupun belum pernah bertemu. Ia bercerita akan menulis buku barunya dan memasukkan tokoh cewek dengan karakter idola seperti Ashley. Ashley dan Ben janjian bertemu untuk membicarakan buku barunya,namun Ben mengingkarinya karena tidak bisa. Kemudian, untuk mengakali kekesalan Ashley, ia menuju Journalist Training Center. Ashley tercatat sebagai siswanya dan JTC itu adalah kelas yang boleh didatangi kapan saja. Rencananya, JTC akan mengadakan kemping 4 hari ke desa Green Hills. Ashley berminat ikut.
Ashley suka sekali menggelar konser. Maka dari itu, Ashley sangat populer dan membuat remaja-remaja seusianya tergila-gila padanya. Ia sering sekali dikirimi surat, dan pada suatu kali ada surat yang ditujukan padanya. Ya! Surat itu dari Benny Rosvelt, si penulis muda misterius yang sedang naik daun dan sangat diidolakan Ashley,walaupun belum pernah bertemu. Ia bercerita akan menulis buku barunya dan memasukkan tokoh cewek dengan karakter idola seperti Ashley. Ashley dan Ben janjian bertemu untuk membicarakan buku barunya,namun Ben mengingkarinya karena tidak bisa. Kemudian, untuk mengakali kekesalan Ashley, ia menuju Journalist Training Center. Ashley tercatat sebagai siswanya dan JTC itu adalah kelas yang boleh didatangi kapan saja. Rencananya, JTC akan mengadakan kemping 4 hari ke desa Green Hills. Ashley berminat ikut.
Di
hari pertama kemping, ia dan rombongan JTC menginap di Lilac Inn dan
sekamar dengan Zee. Tetapi di perjalanan, Ash bertemu dengan Minnette,
teman JTCnya yang sinis, angkuh, jutek dan pendengki. Namun Ash tidak
menganggapnya musuh walaupun Minnette berlaku seperti menghadapi musuh
ketika bertemu Ash.
Udara di Green Hills sangat sejuk, penduduknya ramah-ramah, banyak bukit indah dan bebas polusi. Pada hari pertama itu Ash dan Zee memutuskan untuk mengelilingi Green Hills. Di hari kedua, ada tugas kelompok perdua orang untuk mewawancarai & membuat artikel tentang keunikkan Green Hills. Ash sekelompok dengan Roger. Mereka memutuskan untuk membuat artikel tentang makanan khas Green Hills. Mereka mengunjungi kue embun, kue dengan sejuta keajaiban legendanya milik Paman Gordon dan kue pie terenak dan terhangat milik Mrs. Edellwyn. Ternyata artikel Ash dan Roger menang. Minnette dengki dan sangat iri kepada Ash.
Udara di Green Hills sangat sejuk, penduduknya ramah-ramah, banyak bukit indah dan bebas polusi. Pada hari pertama itu Ash dan Zee memutuskan untuk mengelilingi Green Hills. Di hari kedua, ada tugas kelompok perdua orang untuk mewawancarai & membuat artikel tentang keunikkan Green Hills. Ash sekelompok dengan Roger. Mereka memutuskan untuk membuat artikel tentang makanan khas Green Hills. Mereka mengunjungi kue embun, kue dengan sejuta keajaiban legendanya milik Paman Gordon dan kue pie terenak dan terhangat milik Mrs. Edellwyn. Ternyata artikel Ash dan Roger menang. Minnette dengki dan sangat iri kepada Ash.
Di
hari ketiga setelah mendengar pengumuman, Ash, Roger dan Zee pergi ke
bukit. Mereka bertemu dengan anak lelaki yang sepertinya lebih tua dari
mereka, namun masih seperti sebaya. Anak itu sedang bermain bersama
domba-dombanya. Ya, namanya Oschard. Ia anak yang ramah dan asyik.
Setelah pulang dari bukit, Ash, Roger dan Zee diberitahu akan pulang
esok pagi. Namun keesokkan harinya,
ternyata dompet Ash tertinggal di kamar! Ketika ia sedang mencari
dompetnya di kamar, Minnette mengurungnya di kamar. Ash tertinggal
rombongan JTC untuk kembali ke Roodle. Kemudian Ash bertemu Mrs. Wenna
dan Mrs. Vinnta untuk membantunya tinggal di Green Hills sementara
waktu. Setiap hari Ash mencari pekerjaan sambilan yang hasil upahnya
untuk ongkos kembali ke Roodle. Ash
bekerja pada Mr. Paolo sebagai tukang pos, Paman Gordon untuk melayani
pembeli kue embun, dan Mrs. Dulkenz Rosvelt yang ternyata ibu Oschard!
Ya, Oschard adalah anak keluarga Rosvelt dan Ash bekerja di toko buku
Rosvelt's books yang pengelolanya keluarga itu sendiri. Keluarga Rosvelt
memang keluarga penulis, termasuk Benny.
Tidak lama kemudian, Ash mengetahui identitas diri Oschard sebenarnya dari Diana Rosvelt, kakak Oschard. Ternyata Oschard itu adalah Benny Rosvelt! Akhirnya Ben menceritakan semuanya, bahwa ia menyamar menjadi Oschard untuk menyelidiki Ash, teman-temannya dan kehidupan Ash secara mendalam untuk karakter tokoh bukunya. Dan semua peristiwa tertinggalnya Ash dari rombongan adalah susunan recana rapi Ben untuk misinya. Buku karangan Ben akhirnya keluar. Judulnya "Different Life" yang tokoh-tokohnya adalah Ash CS. Seraya Ben menerbitkan bukunya, ternyata sebuah rumah produksi akan mengangkat cerita buku Ben ke layar lebar. Tentu sajaaa, Ash dan keempat sahabatnya bermain dalam film itu!
Tidak lama kemudian, Ash mengetahui identitas diri Oschard sebenarnya dari Diana Rosvelt, kakak Oschard. Ternyata Oschard itu adalah Benny Rosvelt! Akhirnya Ben menceritakan semuanya, bahwa ia menyamar menjadi Oschard untuk menyelidiki Ash, teman-temannya dan kehidupan Ash secara mendalam untuk karakter tokoh bukunya. Dan semua peristiwa tertinggalnya Ash dari rombongan adalah susunan recana rapi Ben untuk misinya. Buku karangan Ben akhirnya keluar. Judulnya "Different Life" yang tokoh-tokohnya adalah Ash CS. Seraya Ben menerbitkan bukunya, ternyata sebuah rumah produksi akan mengangkat cerita buku Ben ke layar lebar. Tentu sajaaa, Ash dan keempat sahabatnya bermain dalam film itu!
I Like it
BalasHapus